Conterium Blog

Informasi dan Berita

Beli Smartphone Online Lebih Murah, Mengapa Bisa Begitu?

Conterium – Anda pernah tergiur dengan hal ini? Jika kita berselancar pada situs belanja online, tidak jarang kita menemukan harga smartphone yang  lebih murah daripada di toko smartphone resmi. Misalnya seperti yang dijual di akun sosmed maupun e-commerce jual handphone terbaru. Beberapa smartphone dengan tipe yang sama, bisa ditawarkan dengan harga lebih murah. Bahkan selisihnya bisa mencapai 1 jutaan, padahal smartphone tersebut diklaim memiliki garansi resmi.

Lalu muncullah pertanyaan, mengapa bisa demikian?

Menanggapi fenomena seperti ini, ada baiknya Anda berhati-hati dan tidak langsung tergiur harga yang murah. Coba perhatikan beberapa hal berikut ini:

Beli Smartphone Online

  • Garansi Resmi Smartphone

Banyak yang mengira, bahwa garansi resmi itu asal dijamin ada garansi, walaupun belum tentu dari vendor resminya. Atau yang biasa disebut, garansi distributor. Jika smartphone memiliki garansi distributor, jelas lebih murah. Karena tidak membayar pajak resmi dan tidak melaksanakan aturan TKDN, dimana ponsel yang dibuat harus mengandung 30% kandungan dalam negeri.

Namun jika smartphone memang terbukti bergaransi resmi dan tetap lebih murah, bisa jadi smartphone tersebut adalah hasil pre order yang memiliki banyak bonus, seperti halnya juga potongan cashback dan bonus lainnya. Ada pre order yang berbonus smartwatch, televisi, earphone wireless dan lainnya, dimana harga bonusnya jauh dari satu juta rupiah. Maka bisa jadi, penjual hanya mengambil bonus dan cashback, kemudian menjual ponselnya lebih murah agar cepat laku.

Meskipun ada juga penjual yang sengaja memanfaatkan ketidaktahuan pembeli, terutama untuk smartphone yang high-end. Penjual bisa saja mengganti aksesoris di dalamnya, kemudian menyegel dan membungkus ulang plastiknya. Maka dari itu, beberapa vendor mendesain plastik wrapping secara khusus, agar tidak mudah ditiru. Namun hal ini biasanya tidak dilakukan oleh toko smartphone resmi baik online maupun offline.

Pertanyaannya, apakah mengganti aksesoris di dalamnya bisa membuat selisih hingga 1 juta? Mungkin saja untuk smartphone high-end seperti Samsung seri S atau Note misalnya, earphone AKG bawaan aslinya saja jika dibeli secara terpisah, bisa mencapai harga di atas 1 juta rupiah.

Sementara, tiruannya dibuat sedemikian rupa dan dijual dengan harga di bawah 200 ribu di e-commerce. Bahkan ada yang seharga puluhan ribu. Dengan kualitas seadanya, namun kerap ditawarkan dengan embel-embel original.

Ada kemungkinan lain, situs belanja online tersebut memang sedang bekerjasama dengan vendor smartphone tertentu untuk membuat program promo. Atau mungkin saja, perbedaan harga didapat dari dukungan vendor dan subsidi e-commerce, operator, atau dukungan bank tertentu. Sehingga harganya berbeda dengan produk serupa di toko lainnya.

  • Kemungkinan Faktor Margin Lebih Kecil

Jika dilihat secara kasat mata, toko online memang terlihat mudah. Tidak perlu biaya karyawan, biaya sewa toko, dan lainnya. Intinya, lebih hemat. Berbeda dengan toko smartphone resmi yang bersifat offline. Mereka memerlukan modal usaha yang lebih besar untuk izin tempat, gaji karyawan, modal stock barang dan lainnya. Bisa jadi karena inilah, harga smartphone di toko online lebih murah dibandingkan toko offline.

Adakah Rekomendasi Beli Smartphone Online?

Dibanding Anda harus meluangkan waktu pergi ke toko smartphone resmi di pusat perbelanjaan, ada baiknya Anda membeli di toko smartphone online. Mudah, lengkap, hemat waktu, dan bisa jadi Anda mendapatkan harga lebih murah seperti yang kita bahas di atas.

Khawatir smartphone garansi “abal-abal”? Sebaiknya Anda membelinya di JD.ID saja. Di JD.ID, tersedia berbagai tipe smartphone premier dengan harga bersaing, pilihan pembayaran yang variatif, serta jaminan pengiriman yang aman dan cepat hingga ke tempat Anda. Yang pasti juga hape yang Anda beli terjamin ori.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top